Ketika Keran Impor Beras Dibuka

Rapat koordinasi tingkat menteri memutuskan impor beras sebanyak 500 ribu ton untuk menstabilkan harga dan menjaga stok hingga akhir Februari. Tapi Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita baru menerbitkan izin impor sebanyak 261 ribu ton.

Scroll

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengecek beras medium di gudang Perum Bulog, Jakarta, 9 Januari 2018. (TEMPO/Tony Hartawan)

BERAS impor tiba di Tanah Air secara bertahap mulai 13 Februari 2018. Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) mendatangkannya dari Thailand dan Vietnam untuk menjaga stok nasional. Cadangan beras di gudang Perum Bulog sempat merosot menjadi 600 ribu ton, jauh di bawah batas aman sebesar satu juta ton. Berkurangnya pasokan menyebabkan harga naik beberapa bulan terakhir.

Kebijakan Impor Beras
Rapat koordinasi tingkat menteri memutuskan impor beras sebanyak 500 ribu ton untuk menstabilkan harga dan menjaga stok hingga akhir Februari. Namun, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita baru menerbitkan izin impor sebanyak 261 ribu ton. Berikut ini data realisasi impor itu. Beras-beras tersebut datang melalui beberapa pelabuhan. Grafik ini memperlihatkan, jumlah beras yang sudah didatangkan masih jauh dari jumlah total izin impor yang sudah dikeluarkan. 



Stok Beras di Gudang Bulog (dalam ton)
Kementerian Perdagangan mencatat stok beras di gudang Bulog terus menipis. Pada akhir 2017, stok berada di bawah batas aman 1 juta ton. Lihat grafik di bawah ini. 



Stok Pasar Beras Induk Cipinang (dalam ton)
Persediaan beras di Pasar Beras Induk Cipinang juga menunjukkan penipisan, seperti terlihat dalam gambar di bawah ini.  


Harga Eceran Tertinggi (Rp/kg)
Sebagai langkah pengendalian harga, Menteri Perdagangan menetapkan harga eceran tertinggi (HET) yang berlaku mulai 1 September 2017. Di bawah ini daftar HET beras medium dan premium di berbagai daerah. 



Harga Beras di Penggilingan dan Pasar Induk Cipinang (Rp/kg)



Disparitas Harga di Tingkat Eceran (Rp/kg)



Pertama kali muncul di Koran Tempo Edisi Senin, 19 Februari 2018

Sumber: Kementerian Perdagangan, Perum Bulog, BPS, PT Food Station Tjipinang Jaya 
Naskah: Ghoida Rahmah, Yohanes Paskalis Pae Dale
Foto: TEMPO/Tony Hartawan
Desain: Gadi Makitan